HARI JUANG TNI AD
previous arrow
next arrow

BKD Mukomuko Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Kemandirian Ekonomi Lokal

BENUA ANTARIKSA NEWS. COM –  Membangun kemandirian ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada pendapatan asli daerah, tetapi juga pada bagaimana aset-aset daerah dikelola secara produktif.

Menyadari hal ini, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025 berkomitmen memperkuat pengelolaan aset daerah sebagai salah satu strategi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Kepala BKD Kabupaten Mukomuko, Eva Tri Rosanti, menjelaskan bahwa aset daerah bukan sekedar catatan inventaris, melainkan sumber daya strategis yang dapat memberi nilai tambah ekonomi bila dikelola secara tepat.

“Kami ingin aset daerah tidak hanya tercatat, tapi juga berfungsi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Aset harus menjadi instrumen pembangunan, bukan beban,” ujar Eva Tri Rosanti.

BKD Mukomuko saat ini tengah melakukan pendataan dan pemetaan ulang seluruh aset daerah, termasuk tanah, bangunan, serta fasilitas publik yang memiliki potensi ekonomi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap aset memiliki kejelasan status hukum, nilai, dan fungsi pemanfaatannya.

“Kita ingin memastikan tidak ada aset yang terbengkalai. Semua harus terkelola dengan baik, transparan, dan menghasilkan nilai tambah,” tambah Eva.

Selain pendataan, BKD juga berupaya mendorong kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset.

Beberapa aset berpotensi dikembangkan melalui kerja sama dengan pihak swasta atau dijadikan lokasi kegiatan produktif yang mendukung sektor ekonomi lokal.

Menurut Eva, pengelolaan aset yang profesional tidak hanya memperkuat posisi keuangan daerah, tetapi juga membuka ruang bagi investasi baru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika aset dimanfaatkan dengan bijak, akan ada efek ganda nilai ekonomi meningkat, peluang kerja terbuka, dan daya saing daerah pun tumbuh,” jelasnya.

Langkah BKD Mukomuko ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional tentang optimalisasi aset publik sebagai salah satu pilar reformasi fiskal daerah.

Eva menegaskan, keberhasilan pengelolaan aset akan menjadi modal penting bagi Mukomuko menuju kemandirian fiskal di masa depan.

“Kami tidak ingin hanya mengandalkan transfer pusat. BKD Mukomuko ingin membangun kemandirian daerah dari aset yang kita miliki sendiri,” tutup Eva. (dip/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *