
BENUA ANTARIKSA NEWS. COM— Menjelang penutupan tahun anggaran, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko meningkatkan langkah pengawasan terhadap seluruh sumber pendapatan pajak daerah.
Penguatan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi agar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai angka optimal pada akhir tahun.Fokus pemantauan diarahkan pada beberapa sektor utama, mulai dari pajak mineral bukan logam, pajak restoran, pajak penerangan jalan, hingga penerimaan dari kerja sama opsen pajak kendaraan bermotor dengan UPT PPD.
Beberapa sektor menunjukkan capaian yang stabil, sementara sebagian lainnya masih membutuhkan dorongan tambahan.Kepala BKD Mukomuko, Haryanto menegaskan bahwa pengawasan ketat dan konsistensi penagihan menjadi kunci agar potensi pendapatan tidak hilang di lapangan.“Kami terus berupaya memastikan setiap potensi pajak daerah tergarap dengan baik.
“Kami memperkuat pengawasan, menertibkan administrasi, dan menjaga koordinasi dengan seluruh pihak agar realisasi PAD dapat mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujar Haryanto.
Ia menjelaskan bahwa pembaruan data serta penyesuaian atas penggunaan material proyek pemerintah masih berlangsung, terutama menyangkut volume aktual yang digunakan kontraktor dalam pekerjaan infrastruktur.
Menurutnya, akhir tahun merupakan momentum penting bagi penyelesaian administrasi proyek karena sebagian besar pembayaran sering dilakukan pada masa penutupan kontrak.
Kondisi itulah yang membuat sektor pendapatan dari pajak tambang non-logam dan penggunaan material masih memiliki peluang besar untuk menambah PAD.
“Dengan pengawasan yang lebih terarah, kami ingin memastikan tidak ada potensi penerimaan yang tertinggal,” tambahnya.
BKD berharap kerja sama lintas sektor dapat menguat sehingga target PAD Mukomuko tetap stabil bahkan memungkinkan peningkatan di atas proyeksi awal. (dip/adv)


















