
BENUA ANTARIKSA NEWS. COM – Seperti biasanya mulai bulan Agustus dan seterusnya cuaca sedikit ekstrame. Bahkan berpeluang memasuki musim penghujan. Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Wisnu Hadi, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.
Ia juga mengajak masyarakat giat olahraga untuk menjaga stabilnya imun tubuh. Menurutnya, saat musim hujan tiba, potensi munculnya penyakit musiman cenderung meningkat.
“Cuaca lembap dan curah hujan tinggi menjadi faktor munculnya penyakit seperti flu, batuk, hingga diare. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mulai menjaga kebersihan sedini mungkin,” ujar Wisnu.

Ia menyoroti bahaya genangan air yang sering ditemukan di lingkungan sekitar. Selain jadi sumber nyamuk demam berdarah, kondisi tersebut juga memperbesar risiko penyebaran virus dan bakteri melalui kontak langsung maupun tak langsung.
“Genangan air bisa jadi tempat nyamuk berkembang biak. Di sisi lain, suhu dingin dan benda yang terkontaminasi virus juga memudahkan penularan penyakit seperti flu dan diare,” terangnya.
Wisnu mengimbau masyarakat untuk membiasakan hidup sehat, mulai dari mengatur pola makan, rutin berolahraga, hingga memastikan makanan yang dikonsumsi matang dan bersih.
Menurutnya, langkah pencegahan seperti rajin mencuci tangan dan tidak berbagi alat makan dengan orang lain bisa sangat membantu mengurangi risiko penularan.
“Hal kecil seperti cuci tangan atau memakai sendok sendiri saat makan punya pengaruh besar. Jangan anggap remeh,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat mengenali gejala-gejala awal penyakit dan tidak menunda pengobatan.
Wisnu mencontohkan flu, yang meskipun tergolong ringan, bisa menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia jika tidak ditangani dengan tepat, khususnya pada anak-anak dan orang dengan daya tahan tubuh rendah.
Sementara itu, diare juga sering kali muncul akibat makanan atau minuman yang tercemar air kotor. Jika tidak ditangani, diare bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih parah seperti disentri.
“Warga harus lebih peka terhadap kondisi tubuh masing-masing. Kalau sudah mulai merasa tidak enak badan, jangan menunggu parah dulu baru berobat,” pungkas Wisnu. (dip/adv)


















