HARI JUANG TNI AD
previous arrow
next arrow

DPRD Mukomuko Minta Percepat Perbaikan Jalan Rusak

BENUA ANTARIKSA NEWS. COM – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mukomuko, Wisnu Hadi, menyoroti masih banyaknya ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah kecamatan.

Ia meminta pemerintah daerah bergerak lebih cepat melakukan perbaikan karena kondisi tersebut berdampak langsung pada mobilitas warga dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Wisnu menyebut, beberapa titik jalan yang berlubang hingga amblas sudah lama dikeluhkan masyarakat, terutama oleh para pelaku usaha kecil, serta warga yang setiap hari harus melintasinya. Ia menilai pemerintah harus segera mengambil langkah agar tidak terjadi risiko kecelakaan.

“Akses jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kalau jalannya rusak, otomatis banyak kegiatan yang terganggu. Saya mendesak agar perbaikan ini diprioritaskan, jangan menunggu sampai kerusakannya makin parah,” tegas Wisnu.

Menurut Wisnu, pemerintah daerah sebenarnya sudah melakukan sejumlah perbaikan, tetapi beberapa wilayah masih luput dari penanganan. Ia meminta OPD teknis mempercepat pendataan, memastikan kontraktor bekerja sesuai jadwal, dan tidak menunda pengerjaan yang sudah masuk dalam perencanaan tahun berjalan.

“Kita ingin pengerjaan ini tidak setengah-setengah. Kalau sudah dianggarkan, ya harus benar-benar dilaksanakan. Jangan sampai menunggu keluhan baru bergerak. Warga butuh jalan yang layak sekarang, bukan nanti,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan lapangan untuk memastikan pekerjaan tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas. Menurutnya, proyek infrastruktur yang dikerjakan asal-asalan justru akan menambah kerugian daerah karena umur pakainya tidak lama.

“Kami tidak ingin perbaikan yang hanya bertahan beberapa bulan. Kualitas harus diperhatikan. DPRD akan ikut mengawasi, supaya anggaran yang digunakan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Wisnu menilai infrastruktur adalah penopang utama peningkatan ekonomi di Mukomuko. Ruas jalan yang memadai akan mempercepat distribusi barang, memudahkan akses menuju fasilitas publik, dan membuka peluang usaha baru di desa-desa.

“Kalau jalannya bagus, ekonomi berjalan lebih cepat. Itu dampaknya langsung ke masyarakat. Karena itu pemerintah harus responsif, jangan menunda perbaikan jalan yang sudah masuk kategori rusak berat,” tutup Wisnu. (dip/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *