BENUA ANTARIKSA NEWS.COM –Kemunculan harimau sumatera di areal perkebunan PT. Agro Sungai Kiang Estate, Kecamatan V Koto meresahkan warga desa setempat.
Kemunculan satwa bernama latin Panthera Tigris Sumatrae tersebut diketahui dengan ditemukannya jejak kaki dan terekam kamera trap yang terpasang di perkebunan sawit tersebut.
Akibatnya karyawan PT. Agro Sungai Kiang Estate dan warga setempat was-was dan takut untuk pergi menggarap ladang mereka. Selain menampakkan diri harimau juga memangsa ternak warga perumahan Agro.
“Saat ini jadi kekawatiran bagi masyarakat V Koto, khususnya warga Lubuk Cabau yang punya kebun dekat lokasi munculnya harimau. Kabarnya sudah memangsa ternak warga yang tinggal di perumahan Agro Sungai Kiang,” ujar Iskabar Kades Lubuk Cabau saat di konfirmasi, Rabu (15/3/2023).
Selain itu, ungkapan senada juga disampaikan oleh Kades Lalang Luas, Aman Zikri, yang juga mengaku bahwa warganya resah sejak ditemukan jejak harimau di area perkebunan sawit milik PT. Agro Sungai Kiang Estate.
Apalagi kondisi harimau yang terekam kamera trap sudah mengalami luka dibagian kaki dengan kondisi kurus. Sehingga dikawatirkan harimau akan masuk area pemukiman untuk mencari mangsanya.
“Kita berharap pihak terkait, dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) secepatnya turun ke lokasi. Agar bisa melakukan upaya pengusiran harimau ke habitatnya, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Aman Zikri. (Red)































