HARI JUANG TNI AD
previous arrow
next arrow
Daerah  

Jembatan Gantung Suka Pindah Rusak Parah, Kaki Warga Hampir Putus

BENUA ANTARIKSA NEWS.COM – Jembatan gantung akses pertanian warga Desa Suka Pindah, Kecamatan Lubuk Pinang saat ini kondisinya rusak parah dan sangat memprihatinkan. Jembatan dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar sekitar 3 meter yang berlantai papan ini sudah tidak layak digunakan.

Meski berbahaya dan mengancam keselamatan, warga masih nekat melintas di atasnya.Tak jarang warga menjadi korban akibat lantai papan yang jebol karena rapuh. Sudah terhitung lagi kendaraan roda dua maupun roda empat yang terperosok di jembatan tersebut.

“Kami minta jembatan itu diperbaiki, sebab secara fisik kerusakan bangunan parah. Minggu yang lalu kaki warga hampir putus akibat kerusakan jembatan ini. Dan terakhir mobil yang mengangkut hasil pertanian warga yang terperosok,” ungkap Dedi Sumarlin, Kades Suka Pindah.

Dengan ini masyarakat berharap Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko agar segera melakukan perbaikan sebelum adanya korban jiwa. Mengingat jembatan tersebut satu-satunya akses bagi warga desa untuk ke lahan perkebunan mereka. Sehingga selama ini warga tetap nekat melewati jembatan yang rusak tersebut untuk mencari nafkah.

“Pemerintah desa bersama warga desa sudah sering melakukan rehab secara swadaya. Tapi apa daya, dengan dana yang minim tentu rehab yang kita lakukan seadanya. Yang penting kendaraan roda dua bisa lewat,” ujar Kades.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, M. Yusuf, ST, MT, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan secepatnya melakukan pengecekan dilapangan. Karena jembatan gantung Desa Suka Pindah dibangun oleh BPBD Mukomuko.

Untuk itu, pihaknya mengimbau pengguna jembatan, terkhususnya mobil sawit agar memperhatikan tonase mobilnya. Jangan sampai overload, sehingga lantai jembatan yang sudah rapuh mudah jebol.

“Kita cek terlebih dahulu, kalau tidak salah jembatan itu di bangun BPBD. Untuk sementara ini kami himbau warga untuk tetap berhati-hati. Perhatikan muatan mobil maupun motornya saat melewati jembatan, demi keselamatan,” pungkas Kabid Bina Marga. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *