HARI JUANG TNI AD
previous arrow
next arrow

Percepat Penanganan Kebakaran, Dewan Dorong Pemkab Pengadaan Mobil Damkar

BENUA ANTARIKSA NEWS.COM – Akhir – akhir ini kejadian kebakaran di Kabupaten Mukomuko semakin meningkat. Apalagi setiap terjadi kebakaran jarang rumah warga yang terbakar dapat diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar). Bahkan setiap terjadi peristiwa kebakaran mengakibatkan kerusakan kurang bisa diminimalisir.

Hal ini disebabkan masih minimnya fasilitas petugas pemadam kebakaran, terutama mobil damkar yang masih minim. Ditambah lagi Kabupaten Mukomuko yang mempunyai jangkauan daerah yang cukup luas dan ini menjadi salah satu faktor menyulitkan tim pemadam untuk bergerak cepat.

Menyikapi permasalahan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko, Damsir, mendorong pemerintah daerah untuk pengadaan mobil damkar. Menurutnya jumlah armada Damkar yang ada saat ini masih belum mampu menjangkau dan menangani kebakaran di daerah ini, terutama untuk menjangkau wilayah pinggiran.

‘’Selain minim mobil damkar juga kondisinya sudah tidak memadai. Apalagi satu pos Damkar harus menangani sampai 4 hingga 5 kecamatan, tentu saja tidak tercover oleh petugas Damkar yang ada. Makanya sangat diperlukan pengadaan mobil Damkar oleh Pemkab,’’ terang Damsir kepada awak media, Kamis (10/8/2023).

Lebih lanjut Anggota DPRD dari Farksi Gerindra juga mengharapkan Pemkab juga memikirkan kesejahteraan bagi petugas damkar. Terutama petugas damkar yang berstatus honorer maupun tenaga honor lepas harian. Disisi lain kata Damsir, jika dilihat luas wilayah seyogyanya setiap kecamatan memiliki pos damkar. Sehingga petugas damkar bisa dengan cepat menjangkau lokasi kejadian kebakaran lebih cepat. Sehingga bisa memberikan pertolongan lebih cepat bagi warga yang rumahnya kebakaran, paling tidak petugas damkar bisa menyelamatkan barang berharga milik warga.

‘’Setahu saya, setiap kali ada kejadian kebakaran petugas Damkar tiba setelah rumah warga habis hangus terbakar. Harapan kita dan masyarakat, setidaknya petugas bisa menyelamatkan barang-barang berharga milik warga yang kebakaran,’’ ucapnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Mukomuko, Ramdani mengatakan, bahwa pihaknya juga menyadari kurangnya personel dan armada Damkar untuk melayani masyarakat yang ada di 15 kecamatan.

Pihaknya telah berulangkali mengusulkan penambahan mobil Damkar dan juga pos Damkar di tiap-tiap kecamatan. Hanya saja, usulan tersebut hingga kini belum direalisasikan.

“Kami sudah mengusulkan, tinggal nanti bagaimana kelanjutannya. Tetapi, kami selalu semaksimal mungkin memadamkan api dengan keterbatasan personel yang kami miliki. Untuk tahun ini ada penambahan satu unit mobil damkar mudah – mudahan tereleasasi,’’ pungkas Ramdani. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *