BENUA ANTARIKSA NEWS.COM – Masyarakat Kabupaten Mukomuko harus waspada dan jeli dalam membeli beras. Pasalnya, diduga beras plastik sudah mulai beredar di Kabupaten Mukomuko. Soalnya salah seorang warga Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko, Hendra (39), mencurigai bahwa ia telah mengkonsumsi beras pelastik atau beras palsu.
Kuat dugaannya beras yang ia konsumsi itu beras plastik, karena dirinya sudah dua hari tidak BAB setelah mengkonsumsi beras yang ia beli di salah satu toko beras yang ada di Kecamatan Kota Mukomuko.
“Rasa dan bentuk beras agak berbeda. Dan perut saya juga terasa beda dari sebelumnya akibat sudah dua hari mengonsumsi beras ini. Bahkan juga belum BAB selama dua hari,” jelas Hendra.
Dikatakannya juga, ukuran beras lebih agak lonjong warna transparan seperti plastik. Tekstur cenderung kasar saat dipegang. Dengan ini dirinya berharap pihak terkait melakukan penyelidikan komprehensif untuk memastikan dugaan beras sintetis tersebut.
“Dugaan beras pelastik ini sudah kita laporkan masalah ini ke Pemerintah Desa Ujung Padang. Untuk segera menindaklanjuti persoalan ini,” ucap Hendra.
Sementara Sekretaris Desa Ujung Padang, Mulyono, membenarkan telah mendapat informasi tersebut dan menyelidiki atas diduga beras sintetis bersama Babinkamtbmas dan Babinsa untuk melanjuti laporan warga ini.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan beras yang dikonsumsi warga merupakan beras sintetis. Pihaknya baru bisa memastikan setelah beras tersebut diperiksa di laboratorium.
“Kalau dilihat dari fisik menyerupai. Karena beras yang sudah di campur air saat dilempar ke lantai memantul. Dan warna agak seperti plastik yang dilayu dibakar,” pungkasnya. (Red)































